Andai Saja Veteran Indonesia Bernasib Sama Dengan Ini

veteran

Ketika Jeremy Higgs mendengar tentang perusahaan yang bernama EcoVet, dia mengira hal itu hanya sebuah candaan. Pasalnya di pabrik tersebut punya penawaran yang tak biasa. Fasilitas tersebut seperti membebaskan jam kerja para karyawannya, tak memandang pengalaman kerja dan penghasilan yang layak. Hanya dibutuhkan satu syarat yaitu status veteran perang. “Mungkin EcoVet hanya bergurau” kenang Higgs seorang veteran perang Irak dan Afganistan saat pertama mendengar tawaran itu.

Namun hal itu memang benar adanya. Perusahaan furniture daur ulang EcoVet ini menjadikan Higgs yang berumur 30 tahun sebagai bagian dari tenaga kerja khusus veteran. Hingga saat ini ada 28 orang yang bekerja di pabrik EcoVet Springdale, Arkansas. Mereka mengolah bahan baku dari truk trailer bekas Walmart yang tadinya akan dikirim ke tempat pembuangan lalu dihancurkan.

Dilansir dari Fastcoexist.com lantai trailer biasanya terbuat dari kayu berkualitas tinggi. Di EcoVet bahan ini diolah menjadi furniture Hand made mahal mulai dari USD 850 sampai USD 12.000.

Para jajaran direksi perusahaan percaya bahwa veteran perang adalah jawaban dari masalah kurangnya tenaga kerja terampil di wilayah itu. Mereka sedang melanjutkan kuliahnya, terutama laki-laki banyak yang mencari pekerjaan untuk bertahan. Dan ironisnya sekitar 24% dari mereka adalah pengangguran.

Informasi dari Fastcoexist.com, perusahaan EcoVet ini berdiri pada tahun 2011 oleh seorang bernama Drake Vanhooser. Dia yakin para veteran bisa belajar membuat furniture, walau awalnya mereka tak punya keterampilan, tapi karena tekad dan kemauan para mantan prajurit ini tak kesulitan melakukan pekerjaannya.

Saat ini EcoVet punya target dapat menyerap 500 veteran perang di Carolina, Chicago dan Nevada dalam satu setengah tahun ke depan. Untuk strategi pemasarannya, EcoVet menjalin kerjasama dengan sejumlah individu maupun korporasi pelanggan Walmart yang tertarik pada furniture dan program ramah lingkungan ala perusahaan daur ulang ini.

Artikel terkait : Tren Pergeseran Penggunaan Kursi Yang Mungkin Tidak Anda Sadari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *