Tag Archives: kursi kantor berdiri

kartu nama sambil berdiri

Mengejutkan! Kamu Bisa Duduk Sambil Berdiri

Sebagai pekerja kantoran yang setiap hari selalu duduk di kursi kantor dan berlama-lama di depan meja komputer tentu saja banyak menimbulkan resiko penyakit yang cukup membahayakan. 7-8 jam waktu yang dihabiskan dalam sehari hanya duduk diatas kursi kantor sambil menyelesaikan pekerjaan yang secara tidak sadar membuat tubuh pun kurang bergerak.

Namun pula ada sebagian orang yang pekerjaannya mengharuskan dirinya selalu berdiri selama berjam-jam. Tentu jika banyak hal yang dilakukan secara terus-menerus dan berlebihan akan berdampak bagi kesehatan tubuh.

Dengan modal teknologi yang sudah semakin canggih dan membuat sesuatu yang tadinya terlihat tidak mungkin menjadi mungkin. Kursi inovatif ciptaan Archelis pun menjadi solusi untuk masalah bagi Anda yang sebagian banyak dihabiskan dalam keadaan berdiri.

kursi bisa duduk

 

Cara kerja dari alat ini adalah dengan mengikatkan diri Anda dengan kursi canggih ini sehingga bisa duduk sambil berdiri. Mungkin secara tekhnis alat canggih dan modern ini tidak terlihat seperti kursi karena hanya mengikat di bagian tungkai kaki dan juga bokong.

Alat ini membantu Anda membantu dalam posisi yang nyaman meskipun sedang dalam keadaan berdiri. Dengan menggunakan alat ini berat tubuh ditumpuan pada paha dan juga selangka yang bisa membuat otot dan juga persendian merasa letih.

Terbuat dari karbon untuk keseluruhannya sehingga sangat nyaman dan juga fleksibel untuk digunakan. Bisa langsung digunakan tanpa baterai atau juga aliran listrik.

(Baca : Dengan Tepukan Tangan Kursi Ini Rapi Dengan Sendirinya)

Di awal-awal penggunaannya alat ini banyak digunakan oleh dokter-dokter ahli bedah untuk mengistirahatkan kaki mereka setelah melakukan operasi selama berjam-jam. Seiring perkembangan zaman alat ini pun semakin banyak digunakan untuk profesi lainnya seperti pengajar, pelayan, dan juga pekerja pabrik.

Rencananya akhir tahun nanti alat ini akan segera dipasarkan karena saat ini masih dikembangkan oleh perusahaan Jepang Nitto yang bekerja sama dengan Center for Frontier.