Tradisi Unik Perayaan Imlek

Mungkin anda telah banyak melihat beberapa aksesoris khas Imlek berwarna merah sudah menghiasi sudut-sudut kota. Beragam pernak-pernik Imlek pun sudah dijajakan baik itu di kaki lima maupun di mall-mall besar. Imlek sangat identik dengan warna merah yang melambangkan sebuah keberuntungan dan juga kebahagiaan. Perayaan Tahun Baru Imlek ini memang banyak sekali memiliki ragam unik yang sangat menarik untuk dibahas. Mulai dari makanan, pernak-pernik sampai dengan tradisi yang dilakukan pada saat Tahun Baru Imlek.

Berikut ini BeliFurniture merangkum tradisi-tradisi yang ada pada saat Imlek tiba :

  • Pantang Memakan Bubur

Pada saat Imlek tiba salah satu tradisinya adalah warga Tionghoa pantang untuk memakan ataupun menyajikan bubur. Mereka menganggap bahwa bubur adalah lambang atau simbol kemiskinan sehingga tidak diperbolehkan. Selain bubur ada lagi tradisi yang tidak boleh dilakukan yaitu dalam hal memakan ikan yang tidak boleh mengambil ikannya dengan membalikan kalaupun ingin dibalik itu berarti harus mempertahankan posisinya. Kemudian ikan tersebut tidak boleh dimakan langsung habis melainkan harus dimakan sehari berikutnya karena itu melambangkan nilai surplus setiap tahunnya.

  • Mengisi Angpao

Memberi Angpao memiliki makna memberikan energi kesejahteraan. Biasanya orang-orang yang sudah berkeluarga akan memberikan rezekinya untuk anak-anak kecil ataupun orang tua. Begitupula dengan orang-orang yang telah dimampukan rezekinya harus pula memberikan rezekinya kepada orang yang kurang mampu.

  • Menyapu Rumah

Sehari sebelum Imlek anda harus membersihkan semua sudut-sudut rumah sebagai simbol untuk membuang semua kesialan sehingga kita bisa memberikan ruang untuk keberuntungan. Setelah Imlek hari pertama tiba jauhkan semua benda seperti sapu atau alat pembersih lainnya karena jika anda menyapu rumah hal itu dipercaya bahwa anda menghapus semua keberuntungan.

  • Liong & Barongsai

Tradisi yang satu ini adalah wajib dan selalu ada ketika perayaan Imlek berlangsung. Kepercayaan warga Tionghoa Liong/Naga dan Barongsai ini melambangkan kesenangan dan kebahagiaan juga tarian singa dan naga ini diyakini akan membawa hoki/keberuntungan.