8 Jam Di Kursi Kantor, Bahaya Untuk Kesehatanmu

, 8 Jam Di Kursi Kantor, Bahaya Untuk Kesehatanmu

Apakah Kamu berprofesi sebagai pekerja kantoran? Duduk di kursi dalam jangka waktu rata-rata 8 sambil menghadap layar monitor atau mendata arsip tentu bukan hal yang asing.

Tanpa disadari, sebagian besar pekerjaan Kamu mungkin lebih banyak diselesaikan pada saat duduk di kursi ketimbang berdiri dan tubuh sedikit bergerak.

Sebetulnya, sudah banyak studi yang mengungkap bahayanya duduk terlalu lama. Nah, supaya Kamu bisa menghindari atau minimalisir bahayanya, perhatikan ulasan pada rangkuman berikut.

  1. Kerja Duduk Memiliki Risiko Kanker Lebih Besar

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Association for Cancer Research, wanita yang duduk terlalu lama memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara dan kanker dinding rahim.

Dari 29.000 wanita yang diuji, mereka yang tidak aktif bergerak, baik pada saat sedang bekerja maupun pada waktu olahraga, memiliki risiko mengalami kanker payudara dan kanker dinding rahim sebesar 2,4 persen.

Penelitian yang hampir sama juga pernah dilakukan pada 2014 lalu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semakin lama jangka waktu duduk, semakin besar risiko bagi wanita terkena kanker dinding rahim dan kanker usus besar. Hm, serem juga ya.

Penelitian yang hampir sama juga pernah dilakukan pada 2014 lalu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semakin lama jangka waktu duduk, semakin besar risiko bagi wanita terkena kanker dinding rahim dan kanker usus besar. Hm, seram juga, ya.

  1. Dapat Menurunkan Kolesterol Baik

Ada kolesterol yang baik dan bermanfaat untuk tubuh, ada pula kolesterol jahat. Menurut penelitian, duduk terlalu lama ternyata bisa menurunkan kadar kolesterol baik. Ini tentu hal yang merugikan bagi kesehatan Kamu.

Menurut seorang dokter spesialis, setelah duduk dua jam, tingkat HDL akan turun sebesar 20 persen. Oleh karena itu, idealnya seseorang harus bergerak paling tidak dua jam sekali. Semakin lama duduk, ternyata risiko terkena penyakit pun semakin besar.

  1. Tubuh Rentan Obesitas

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention, pria yang banyak menghabiskan waktunya untuk duduk berisiko lebih besar mengalami kegemukan. Meskipun mereka sudah aktif berolahraga dan merasa bugar, ini bukan sebuah pengecualian. Hal ini dibuktikan dengan ukuran lingkar pinggang dan jumlah lemak dalam tubuh.

Meskipun tidak berhubungan secara langsung, melakukan olahraga tetap disarankan karena akan mengurangi waktu duduk Kamu.

  1. Beresiko Mengalami Nyeri Punggung

Masalah lain yang bisa menyerbu Kamu jika terlalu lama duduk adalah nyeri punggung. Menurut dokter spesialis fisik, saat duduk lama, tulang punggung ternyata menahan beban 6-7 kali lebih banyak daripada saat berdiri. Bukan hanya soal waktu, posisi saat duduk juga berpengaruh menyebabkan ketidaknyamanan di bagian punggung.

Nyeri punggung bisa terjadi karena adanya tarikan dan regangan di tulang belakang. Bila terjadi berulang-ulang dan dalam jangka waktu lama, akan terjadi kelemahan yang menyebabkan rasa nyeri.
Jika tidak segera diatasi, efeknya bisa berkepanjangan. Ligamen bisa memicu tekanan pada saraf. Bantalan tulang akan makin tipis dan bisa menjepit saraf. Dampaknya bisa sampai pada tindakan operasi.

  1. Rawan Terkena Sakit Jantung dan Diabetes

Masih banyak masalah kesehatan lain yang bisa terjadi hanya karena sebab yang sepele ini, seperti sakit jantung dan diabetes. Saat duduk terlalu lama, glukosa insulin Kamu akan menurun 40 persen. Artinya, risiko diabetes bisa meningkat.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya Kamu mengurangi waktu untuk duduk dan lebih aktif bergerak.

Tips Olahraga di Kantor

Ada beberapa tips yang bisa Kamu terapkan agar kebiasaan duduk lama tidak berujung pada masalah kesehatan.

  • Posisi yang paling ideal saat menghadap komputer adalah duduk tegak dengan sudut 90 derajat. Relakskan bahu. Sejajarkan mata dengan titik pusat layar. Bila harus bersKamur, jangan sisakan jarak antara punggung dan kursi.
  • Gunakan kursi kantor dan meja komputer yang nyaman. Jika Kamu ingin membeli kursi kantor baru, Kamu dapat mengunjungi Dekoruma. Di situs belanja online ini, ada berbagai pilihan kursi dan meja yang direkomendasikan.
  • Gunakan alarm untuk mengingatkan Kamu supaya tidak terlena duduk dalam jangka waktu yang lama. Dengan kehadiran alarm ini, Kamu akan terbiasa menggerakkan badan secara teratur.
  • Lakukan kegiatan-kegiatan ringan dengan posisi berdiri. Misalnya, membereskan meja kerja, menunggu munculnya halaman yang Kamu klik di komputer, dan sebagainya.
  • Kamu juga bisa secara sengaja berdiri dan berjalan untuk sekadar menggerakkan anggota tubuh. Melakukan gerakan senam yang sederhana akan sangat membantu.
  • Hindari mengirimkan email atau pesan teks kepada orang-orang yang berada di ruangan yang sama atau ruangan di dekat Kamu. Meskipun dari sudut waktu kurang efektif, hal ini akan mendorong Kamu untuk bergerak lebih banyak. Manfaatkan waktu untuk berbincang sebentar dengan rekan kerja sambil berdiri atau berjalan.
  • Jangan menitipkan makanan atau minuman kepada office boy, kecuali terpaksa. Pergi ke kantin untuk makan siang adalah kesempatan yang seharusnya Kamu pergunakan.

Berpengaruh pada Kesehatan Mental Kamu!

Selain berbagai gangguan kesehatan tersebut, terlalu lama duduk di kursi kantor juga bisa menyebabkan Kamu depresi. Mengapa bisa demikian?

Tidak lain karena Kamu kehilangan waktu untuk berinteraksi dengan orang lain. Terlalu fokus pada pekerjaan akan membuat Kamu kehilangan kehidupan sosial sehingga bisa memicu depresi.

Selain itu, aliran darah ke otak pun menjadi tidak lancar bahkan bisa tersendat. Akibatnya, pasokan oksigen menjadi berkurang. Jika demikian, Kamu akan merasa tidak bersemangat alias lesu dan mudah kantuk.

Meskipun sudah berusaha bekerja keras, produktivitas Kamu pastinya tidak akan maksimal. Jadi, duduk terlalu lama hingga berjam-jam saat bekerja di kantor ternyata sangat berbahaya untuk tubuh kita.

Beruntungnya, bahaya tersebut bisa dicegah hanya dengan aktivitas sederhana. Yuk gerak!